Tampilkan postingan dengan label illustrasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label illustrasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 28 Maret 2022

a personal project design and illustration by @das_vegg inspired from music vidio agnez mo









 

Posted on 05.58 by http://dasvegg.blogspot.com/

No comments

Kamis, 07 Mei 2015





PAMERAN TUGAS AKHIR
DESAIN KOMUNIKASI VISUAL 2015
SMK N 2 SEWON
Bertema “INSPIRASI IMAJINASI”

Pada tanggal 12-13 Mei 2015
Yang bertempat di Jogja Gallery
Jalan. Pekapalan no. 7 Alun-alun Utara Yogyakarta
Htm Free

Pameran dibuka
Pukul 10:00 – 20:00 WIB

Opening
Selasa, 12 Mei 2015
Pukul 18:10
Dibuka oleh Kepala Sekolah SMK N 2 SEWON
Drs. Pii Kushardibugiadi, M. T.

Acara : Pameran DKV
            Pameran Seni Rupa
            Live Musik

Performens :
Kopi Luwak
  Seruling Senja
 Dementor
 False Answer
DJ Raka
 NK21
 The Green
We2tree
Rotten colony
Metalfiez
 Mahatva Band
 South Brother


Twitter : @deskomvis2015
Facebook : Inspirasi Imajinasi
Instagram : das_vegg





Posted on 06.46 by http://dasvegg.blogspot.com/

No comments

Minggu, 19 April 2015

 Entah apa yang mereka lihat, ketika gambaran saya sedang asyik saya foto tiba-tiba lewatlah mereka yang merusak gambar saya.

Posted on 05.17 by http://dasvegg.blogspot.com/

No comments

Kamis, 02 April 2015

 to be continued 
exhibition "inspirasi imajinasi"
deskomvis 15 smk n 2 sewon
12-13 MEI 2015
at Joggja gallery

Posted on 03.34 by http://dasvegg.blogspot.com/

No comments

KOMIK BIENNALE JOGJA XII-DAGINGTUMBUH AWARD
cover the da'i


tema Perjumpaan Arab-Indonesia


Interaksi antara Indonesia dan negara-negara Arab sudah berlangsung sejak abad ke-7 ketika jalur pelayaran internasional yang ramai melalui Selat Malaka terbentuk. Jalur tersebut menghubungkan kebudayaan-kebudayaan yang berbeda (antara lain Cina, Sriwijaya dan Banni Ummayah). Penyebaran kebudayaan Arab dan Islam dilakukan melalui hubungan perdagangan. Tidak bisa dipungkiri bahwa sejarah persentuhan masyarakat lokal dengan Islam, melalui kebudayaan Arab pada masa itu, melatari terbentuknya Indonesia—negara dengan mayoritas muslim terbesar di dunia saat ini.
Sekarang, isu-isu hubungan Indonesia dan negara-negara Arab menjadi semakin penting didiskusikan. Dalam konteks kebudayaan global, perkembangan seni rupa kontemporer di Arab dan Asia Tenggara justru menjadi faktor yang paling menonjol untuk dijadikan sebagai motif pembangunan hubungan yang lebih erat dan mendalam di antara kedua kawasan tersebut. Kedua kawasan tersebut bukanlah bagian dari wilayah arus utama seni rupa modern yang berpusat di Eropa dan Amerika. Menyusul perubahan-perubahan ekonomi dan politik global, muncul kesadaran baru di antara para pelaku seni wilayah-wilayah non-pusat, termasuk Asia-Pasifik dan Arab, untuk melakukan inisiatif-inisiatif dalam bentuk kegiatan pameran internasional, art fair, dan program-program residensi seniman yang pada akhirnya membentuk topografi baru seni rupa internasional. Seni rupa kontemporer di Indonesia dan negara-negara Arab memiliki potensi sebagai suatu kategori baru yang menyela stereotip—misalnya ‘seni rupa dari negara-negara Islam’—yang selama ini dihasilkan oleh sistem representasi dominan yang berlaku dalam medan seni rupa global.
Sejak 2000-an, penyelenggaraan pameran-pameran berskala internasional, baik di Indonesia maupun negara-negara Arab, tidak lagi sekadar upaya mandiri untuk membangun sarana-sarana baru bagi pertumbuhan medan seni rupa lokal. Pameran-pameran tersebut harus dilihat sebagai salah satu strategi untuk melakukan negosiasi identitas di tengah dinamika dan kompleksitas medan seni rupa global. BJ (di Indonesia) dan sejumlah kegiatan besar seperti Art Dubai dan Biennale Sarjah (di kawasan Arab, seperti Mesir, Uni Emirat Arab, Dubai dan Qatar) adalah upaya yang sangat penting untuk mendefinisikan kelokalan masing-masing kawasan di tengah masih maraknya pameran-pameran internasional di Eropa dan Amerika. Inisiatif-inisiatif itu harus dipahami sebagai modal yang sudah cukup kuat di tingkat lokal. Mereka harus dikembangkan menjadi program-program yang lebih konkrit yang dapat mempertemukan seni rupa dari kedua kawasan itu dengan lebih intens dan mendalam. BJ XII Equator #2 adalah sarana menuju cita-cita itu.
instagram : das__vegg
twitter : @ariordidik



Posted on 03.22 by http://dasvegg.blogspot.com/

No comments

Selasa, 31 Maret 2015

id card
Sebenarnya ini percobaan lama, tetapi baru sempat upload hari ini (walaupun ditengah2 situasi menghadapi UN). Percobaan yang mengalami kegagalan 1 kali yaitu tidak terlihatnya gambar. Karena saya menyukai dunia illustrasi, pengetahuan yang saya dapatkan dari kakak-kakak KOPPI (keluarga Old photographic prosess ISI) dalam acara “workshop fotografi” 25 september 2014 di Fakultas Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia Yogyakarta mengantarkan ide baru untuk berkarya. Berikut Tutoial seadanya dari saya :
Nama lain dari cyanotype adalah Blue Print
Alat dan bahan :
-Water color paper
-Chemical (Potasium Ferricyanida, Ferric Amonium, Aquades)
-mika
-tinta / pen
-Film
                -film hitam-putih.
                -film ortho/lith film/ image setter.
                -Transparancy printer/ photocopy.
                -Digital negative.
                -yang saya coba adalah menggunakan mika dengan ilustrasi tinta.
-Alat  (Sarung tangan latex, masker, kuas, timbangan, kaca, dsb)
Proses pembuatan 
1.       Pembuatan Emulisi
Solution A: (20% solution)
10 gram ferric ammonium citrate
50 ml Distilled Water
Soluton B: (14% solution)
4 grams potassium Ferricyanide
50 ml Distilled Water 
2.       Campur : Sol A + Sol B
In safe light condition 
3.       Pengolesan emulisi pada kertas/ benda lain 
4.       Exposing
Menyinari kertas foto dengan Sinar UV :
-Matahari
-Lampu UV
-Selama 10-20 menit
  5. mencuci kertas
  6. selesai
emulisi

 selamat berkarya...
 suasana workshop

 Never forget to visit & share with us
www.facebook.com/groups/koppikita

Posted on 07.09 by http://dasvegg.blogspot.com/

No comments